Booking Appointment Immuno Derma Clinic. Janjikan Jadwal Anda di sini!

Konsultasikan dengan Dokter Sp.DVE untuk Mendapatkan Uji Alergi yang Sesuai dengan Indikasi.

Jenis Uji Alergi
yang Kami Tangani

Uji Tusuk (Skin Prick Test)

Metode deteksi alergi tipe cepat dan minimal invasif untuk mengetahui pemicu yang sifatnya langsung (reaksi cepat). Dokter akan meneteskan 23 ekstrak alergen seperti debu, tungau, bulu hewan, atau makanan tertentu di permukaan kulit lengan bawah, lalu mencungkitnya dengan jarum sangat kecil dan khusus. Hasilnya bisa langsung terbaca hanya dalam waktu 15–20 menit melalui munculnya bentol kecil yang terukur.

Kelompok Inhalan (Alergen Udara/Lingkungan):

  • Tungau Debu Rumah / House Dust Mites (HDM)
  • Kecoa.
  • Bulu Hewan Peliharaan: Kucing (Cat dander), Anjing (Dog dander).
  • Nyamuk 

Kelompok Makanan:

  • Seafood: Udang (Shrimp), Lobster, Kepiting (Crab), Ikan Laut, Tuna, Codfish
  • Protein Hewani & Olahan: Telur (Putih & Kuning Telur), Susu Sapi (Cow’s milk), Daging Ayam, Daging Sapi.
  • Kacang-kacangan & Biji-bijian: Kacang Tanah (Peanut), Kacang Kedelai (Soybean), Kacang Almond, Gandum (Wheat/Gluten), Cokelat
  • MSG

Uji Tempel Standar

Pemeriksaan medis untuk melacak penyebab Dermatitis Kontak Alergi, yaitu ruam gatal yang muncul setelah kulit menyentuh zat kimia di lingkungan sekitar. Menggunakan panel khusus berisi 42 zat standar internasional (seperti logam nikel perhiasan, bahan karet, bahan pengawet, dan pewarna tekstil) yang ditempelkan di punggung, lalu dibaca oleh Dokter Sp.DVE dalam 48, 72, dan 96 jam untuk melihat reaksi peradangan lambat pada kulit.

  • Potassium Dichromate 0,5%
  • P-Phenylenediamine (PPD) 1%
  • Thiuram Mix 1% 
  • Neomycin Sulfate 20%
  • Cobalt (II) Chloride Hexahydrate 1%
  • Caine Mix III 10%
  • Nickel (II) Sulfate Hexahydrate 5%
  • 2-Hydroxyethyl Methacrylate 2%
  • Colophonium 20%
  • Paraben Mix 16%
  • N-Isopropyl-N-phenyl-4-phenylenediamine (IPPD) 0,1%
  • Lanolin Alcohol 30%
  • Mercapto Mix 2%
  • Epoxy Resin
  • Bisphenol A 1%
  • Peru Balsam 25%
  • 4-tert-Butylphenolformaldehyde Resin (PTBP) 1%
  • 2-Mercaptobenzothiazole (MBT) 2%
  • Formaldehyde 2%
  • Fragrance Mix I 8%
  • Sesquiterpene Lactone Mix 0,1%
  • Sodium Metabisulfite 1%
  • Propolis 10%
  • Methylisothiazolinone + Methylchloroisothiazolinone 0,02%
  • Budesonide 0,01%
  • Tixocortol-21-pivalate 0,1%
  • Methyldibromo Glutaronitrile 0,5%
  • Fragrance Mix II 14%
  • Hydroxyisohexyl 3-cyclohexene Carboxaldehyde 5%
  • Methylisothiazolinone 0,2%
  • Benzisothiazolinone 0,1%
  • Textile Dye Mix 6,6%
  • Decyl Glucoside 5%

Uji Tempel Obat

Tes khusus untuk pasien dengan indikasi reaksi alergi kulit akibat mengkonsumsi obat atau menerima suntikan obat tertentu. Alergen obat sebanyak 31 jenis akan dipersiapkan dengan protokol khusus, lalu ditempelkan di kulit punggung untuk mengkonfirmasi apakah obat tersebut benar-benar memicu reaksi hipersensitivitas, sehingga pasien aman dalam memilih alternatif obat di kemudian hari.

  • Cefixime Trihydrate 10%
  • Amoxicillin Trihydrate 10%
  • Dicloxacillin Sodium Salt Hydrate 10%
  • Cefotaxim Sodium Salt 10%
  • Doxycycline Monohydrate 10%
  • Cefpodoxime Proxetil 10%
  • Erythromycin Base 10%
  • Spiramycin Base 10%
  • Clarithromycin 10%
  • Potassium Clavulanate 10%
  • Cotrimoxazole 10%
  • Norfloxacin 10%
  • Ciprofloxacin Hydrochloride 10%
  • Carbamazepine 1%
  • Hydantoin 10%
  • Diltiazem Hydrochloride 10%
  • Captopril 5%
  • Acetylsalicylic Acid 10%
  • Diclofenac Sodium Salt 5%
  • Ketoprofen 1%
  • Piroxicam 1%
  • Acetaminophen 10%
  • Acyclovir 10%
  • Hydroxyzine Hydrochloride 1%
  • Hydrochlorothiazide 10%
  • Clindamycin Phosphate 10%
  • Cefradine 10%
  • Cefalexin 10%
  • Ibuprofen 10%
  • Lamotrigine 10%

Uji Tempel Kosmetik

Solusi untuk pasien yang sering mengalami kemerahan, beruntusan, gatal, jerawat atau bengkak setelah menggunakan produk perawatan wajah dan tubuh. Pasien akan ditempelkan alergen kosmetik dan skincare sebanyak 63 jenis, juga dapat membawa produk perawatan pribadi mereka sendiri untuk diuji tempel secara aman di area punggung guna menemukan bahan aktif spesifik yang memicu iritasi atau alergi.

  • Isopropyl Myristate 20.0%
  • Amerchol L-101 50.0%
  • Triethanolamine 2.0%
  • Polysorbate 80 5.0%
  • Sorbitan Oleate 5.0%
  • 2-tert-Butyl-4-metoxyphenol (BHA) 2.0%
  • BHT 2.0%
  • Octyl Gallate 0.25%
  • Triclosan 2.0%
  • Sorbic Acid 2.0%
  • p-Chloro-m-Cresol (PCMC) 1.0%
  • Chloroxylenol (PCMX) 0.5%
  • Thimerosal 0.1%
  • Imidazolidinyl Urea 2.0%
  • Methenamine 2.0%
  • Chlorhexidine Digluconate 0.5%
  • Paraben Mix 16.0%
  • Phenyl Mercuric Acetate 0.01%
  • Chloroacetamide 0.2%
  • Hexahydro-1,3,5-tris-(2-hydroxyethyl)triazine 1.0%
  • Clioquinol 5.0%
  • Ethylenediamine Dihydrochride 1.0%
  • Hydroabietyl Alcohol 10.0%
  • Phenyl Salicylate 1.0%
  • Benzophenone-3 10.0%
  • Sorbitan Sesquioleate 20.0%
  • Propylene Glycol 30.0%
  • Stearyl Alcohol 30.0%
  • Cetyl Alcohol 5.0%
  • Benzyl Salicylate 10.0%
  • 2-Bromo-2-Nitropropane-1,3-Diol 0.25%
  • Sodium-2-Pyridinethiol-1-Oxide 0.1%
  • Cocamidopropyl Betaine 1.0%
  • Benzyl Alcohol 10.0
  • Methylisothiazolinone + Methylchloroisothiazolinone 0.02%
  • t-Butyl Hydroquinone 1.0%
  • Drometrizole 1.0%
  • Propyl Gallate 1.0%
  • Dodecyl Gallate 0.25%
  • Quaternium-15 1.0%
  • Phenoxyethanol 1.0%
  • Diazolidinyl Urea 2.0%
  • Tocopherol 100%
  • DMDM Hydantoin 2.0%
  • Methyldibromo Glutaronitrile 0.5%
  • Tea Tree Oil Oxidized 5.0%
  • Iodopropynyl Butylcarbamate 0.2%
  • 3-(Dimethylamino)-1-propylamine 1.0%
  • Lauryl Polyglucose 3.0%
  • Peppermint Oil 2.0
  • Shellac 20.0%
  • Tocopheryl Acetate 10.0%
  • Turpentine Oil Oxidized 0.4%
  • Methylisothiazolinone 0.2%
  • Musk Mix 3.0%
  • Oleamidopropyl Dimethylamine 0.1%
  • Decyl Glucoside 5.0%
  • Ethylhexylglycerin 5.0%
  • Sodium Metabisulfite 1.0
  • Gallate Mix 1.0%
  • Cetearyl Glucoside 5.0%
  • Panthenol 5.0%
  • Polyaminopropyl Biguanide 2.5%.

Uji Alergi Anak

Rangkaian tes alergi dengan 23 jenis alergen yang dirancang khusus dengan metode tanpa jarum suntik, sehingga tidak terasa sakit dan meminimalkan rasa cemas pada si kecil. Bisa dilakukan untuk anak mulai usia 1 tahun, layanan ini sangat penting untuk mendeteksi pemicu eksim (Dermatitis Atopik) atau alergi makanan dan alergi hirup sejak dini. Dengan hasil yang akurat, orang tua mendapatkan panduan lingkungan dan pola makan yang tepat tanpa perlu menebak-nebak lagi. 

Kelompok Inhalan (Alergen Udara/Lingkungan):

  • Tungau Debu Rumah / House Dust Mites (HDM)
  • Kecoa.
  • Bulu Hewan Peliharaan: Kucing (Cat dander), Anjing (Dog dander).
  • Nyamuk 

Kelompok Makanan:

  • Seafood: Udang (Shrimp), Lobster, Kepiting (Crab), Ikan Laut, Tuna, Codfish
  • Protein Hewani & Olahan: Telur (Putih & Kuning Telur), Susu Sapi (Cow’s milk), Daging Ayam, Daging Sapi.
  • Kacang-kacangan & Biji-bijian: Kacang Tanah (Peanut), Kacang Kedelai (Soybean), Kacang Almond, Gandum (Wheat/Gluten), Cokelat
  • MSG

Uji Alergi Suhu

Satu-satunya di Indonesia, pemeriksaan medis untuk mendeteksi reaksi alergi fisik yang dipicu oleh perubahan cuaca atau suhu lingkungan seperti biduran atau gatal hebat saat terpapar suhu dingin atau cuaca panas. Melalui simulasi paparan suhu yang terukur dan aman di bawah pengawasan dokter Sp.DVE, hasilnya dapat dikonfirmasi dalam 15 menit.

  • Suhu Dingin 
  • Suhu Panas

IgE Atopy

Pemeriksaan darah praktis yang efisien untuk penderita eksim menahun. Hanya melalui satu kali pengambilan sampel darah, metode ini mampu menyaring belasan hingga puluhan jenis pemicu alergi sekaligus (terdiri dari kombinasi makanan populer dan alergen lingkungan seperti tungau atau serbuk sari), memberikan peta pemicu yang luas untuk membantu kontrol jangka panjang.

IgE RAST

Tes darah khusus yang ditargetkan secara presisi untuk mengukur kadar antibodi IgE terhadap satu atau beberapa zat tertentu secara spesifik (misalnya, khusus mengonfirmasi alergi pada makanan tertentu saja atau satu jenis obat saja). Sangat akurat untuk pasien yang tidak bisa melakukan uji kulit karena kondisi ruam eksimnya sedang luas atau sedang mengonsumsi obat tertentu.

IgG Food Sensitivity

Pemeriksaan darah untuk mendeteksi respons antibodi IgG terhadap 216 jenis bahan makanan sehari-hari. Berbeda dengan alergi akut (IgE), sensitivitas makanan (IgG) memicu reaksi yang lebih lambat dan samar, seperti perut kembung, gangguan pencernaan kronis, atau radang kulit ringan yang hilang timbul, membantu pasien mengatur diet eliminasi yang lebih nyaman bagi tubuh.

Uji Serum Autolog

Prosedur diagnostik khusus untuk pasien penderita urtikaria kronis (biduran parah yang hilang timbul selama lebih dari 6 minggu). Dokter akan mengambil sampel darah pasien, memisahkan bagian serumnya, lalu menyuntikkannya kembali dalam jumlah sangat kecil ke kulit untuk mendeteksi apakah biduran tersebut dipicu oleh kondisi autoimun dari dalam tubuh pasien sendiri

Proses Penanganan
& Perawatan Alergi

DO'S (Lakukan)

Konsultasikan Riwayat Alergi dan Gejala:
Sampaikan riwayat alergi, keluhan yang dialami, serta faktor yang dicurigai sebagai pemicu agar dokter dapat menentukan jenis pemeriksaan yang sesuai.

Informasikan Obat dan Produk yang Digunakan:
Beritahukan seluruh obat, suplemen, vitamin, maupun produk skincare yang sedang digunakan karena beberapa di antaranya dapat memengaruhi hasil pemeriksaan.

Gunakan Pakaian yang Nyaman:
Pilih pakaian yang longgar dan mudah dilepas untuk memudahkan proses pemeriksaan, terutama jika tes dilakukan pada area lengan atau punggung.

DONT'S (Hindari)

❌ Konsumsi Obat Antihistamin:
Jika berencana melakukan Uji Tusuk (Skin Prick Test) atau Uji Alergi Anak (Immuno Kiddie dan Immuno Junior), hindari sementara obat anti alergi seperti Cetirizine, Loratadine, Fexofonadine, Desloratadine, Levocetirizine, Diphenhydramine (sering ditemukan juga pada obat flu dan batuk) minimal 3 hari sebelum tes.

❌ Pakai Losion atau Parfum:
Hindari pelembap, losion, atau wewangian di area lengan dan punggung pada hari pemeriksaan.

❌ Oles Krim Anti Gatal dan Steroid di Area Tes:
Hentikan pemakaian salep steroid di kulit yang akan diperiksa selama beberapa hari sebelum tes.

❌ Aktivitas Berat Pasca-Uji Tempel:
Hindari olahraga berat yang memicu keringat berlebih agar plester di punggung tidak lepas.

Mengapa Memilih Uji Alergi di
Immuno Derma Clinic?

Immuno Derma Clinic (IDC) menghadirkan pendekatan medis berbasis evidence dalam menangani alergi, penyakit autoimun, inflamasi, dan kondisi kulit sensitif.

Ditangani Langsung Oleh Tim Dermatologist

Prosedur dan analisis hasil uji alergi Anda dievaluasi dan diawasi langsung oleh Dokter Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika dan Subspesialis Dermato-Alergo-Imunologi yang ahli di bidang interaksi kulit dan sistem imun.

Pilihan Metode Uji yang Lengkap dan Presisi

Spektrum pengujian yang luas dan akurat, dan seluruhnya telah berstandar medis untuk mendeteksi pemicu secara tuntas.

Metode Ramah Anak dan Tanpa Jarum Suntik

Inovasi uji alergi anak (mulai usia 1 tahun) yang bebas jarum dan tidak sakit, memberikan kenyamanan maksimal bagi si kecil serta ketenangan bagi orang tua.

Rencana Terapi yang Personal, Bukan Tebak-tebakan

Hasil uji alergi tidak hanya menjadi selembar kertas, melainkan dasar bagi tim Dokter untuk merancang protokol terapi yang presisi, panduan lingkungan, serta rencana diet (food journaling) yang sesuai dengan profil tubuh Anda.

Butuh Konsultasi untuk Masalah Kulit dan Alergi?

Dokter spesialis IDC siap membantu mengevaluasi kondisi alergi, inflamasi, autoimun, dan kulit sensitif Anda dengan pendekatan medis yang tepat.

Immuno Derma Clinic adalah klinik rujukan untuk alergi, penyakit autoimun, inflamasi, dan kulit sensitif dengan diagnosis berbasis evidence dan perawatan komprehensif.

LAYANAN IDC

Spesialis Alergi

Spesialis Autoimun

Spesialis Inflamasi

Spesialis Kulit Sensitif

TENTANG IDC

Jl. Pakubuwono VI No.8, RT.3/RW.3, Gunung, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120

0818-262-280